Gapensi-Pemerintah Tolak Mafia Proyek

Aswad/Fajar
TOLAK MAFIA.
Gubernur Sulsel, H Syahrul Yasin Limpo (tengah), bersama Ketua DPP
Gapensi, Soeharsojo (kiri), dan Ketua DPD Gapensi Sulsel, Zulkarnaen
Arief (kanan), saat menandatangani penolakan terhadap mafia proyek.
MAKASSAR, FAJAR -- Pada penutupan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Gabungan
Pelaksana Konstruksi Nasional Seluruh Indonesia (Gapensi) di Hotel Grand
Clarion, Kamis, 14 Juli, juga ditandai penandatanganan penolakan mafia
proyek.
Penandatanganan dilakukan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Ketua DPP
Gapensi Soeharsojo, dan Ketua Gapensi Sulsel, Zulkarnaen Arief.
Kemudian penandatangan diikuti seluruh anggota Gapensi kabupaten kota,
juga seluruh provinsi yang menjadi peserta dalam mukernas tersebut.
Penandatanganan itu terkait pidato Jusuf Kalla pada saat pembukaan
mukernas yang meminta kontraktor untuk tidak berhubungan dengan mafia
proyek.
Gubernur Sulsel, H Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, Pemerintah
Provinsi Sulsel, akan selalu berusaha untuk menyelamatkan bangsa dari
bentuk-bentuk distorsi, seperti mafia proyek. Dia mendukung penuh
imbauan JK untuk memerangi mafia proyek.
Ketua DPP Gapensi, Soeharsojo pada kesempatan yang sama mengungkapkan,
mafia proyek memang susah dibuktikan. Akan tetapi tidak ada yang
menyangkal kalau itu memang ada. Namun menurut dia, komitmen untuk
memeranginya adalah sebuah cita-cita luhur guna membersihkan para pelaku
jasa konstruksi dari hal-hal yang bisa merusak citra baik profesi
maupun organisasi.
Sebelumnya JK dalam success story pada pembukaan Mukernas Gapensi, Rabu,
13 Juli menyampaikan perang melawan mafia proyek. Dia mengharapkan para
kontraktor tidak memberi ruang terhadap para mafia-mafia proyek
tersebut. (asw)